Pernah dengar gumaman ini: “Hmm,.... kalau ia melejit jadi kesohor ya, memang nasibnya pas lagi baik aja” Atau ini: Bisnisnya lagi bagus, bintangnya lagi cerah sih “ atau oh outletnya ramai banget penuh dengan pengunjung…, lagi ketiban rezeki nomplok… bla bla bla…..Apapun gumaman itu, baik terucap maunpun tidak terucap. Fakta menunjukkan orang yang punya percakapan seperti itu dalam dirinya, biasanya bukanlah siapa siapa, selain sinisme terselubung. Umumnya mereka saat ini belum jadi apa-apa. Mereka masih bertempur dengan dirinya sendiri. Sampai orang paham bahwa sesuatu tidak mungkin terjadi begitu saja, ia tetap akan terjerat dalam putaran tekanan seperti itu.


Salah satu karakteristik leadership yang amat kuat adalah autonomous. Artinya : ia harus sanggup mendrive dirinya sendiri secara internal,dan tidak semata mata mengandalkan pada external motivating factors. Ia tidak perlu diimingi dengan incentif wartel agar terpacu, atau dengan campuk pinalty agar berhenti. Bagaimana kita bisa membangun suatu motivating factor internal,yang terus mengalir seperti sebuah oasis air dingin,ketika harus berhadapan dengan realitas bisnis dan peta kompetisinya yang keras,yang bersifat free dan global dan tidak mengenal batas teritori itu?
Tidak ada usaha yang kecil jika dimulai dengan semangat yang besar. Apakah itu hanya sekedar menjual bakso kemudian jadi franchise Bakso Lapangan tembak,atau jual ikan bandeng dendeng presto atau cuci mobil. Buka toko services komputer. Jual jasa programing. Apapun itu baik jasa maupun produk. Semua usaha entreprenurship dimulai dari kecil. Sebagai dari garasi rumah,sebagian dari emper toko. Yang harus diperhatikan adalah mentalitas selama pengembangan usaha mikro tesebut,sehingga ia menggurita.
Ada banyak hal yang ada didepan mata kita,luput dari penghihatan karena kita tidak tertarik terhadap hal tersebut. Misalnya kalau Anda berpikir ingin membeli sedan merek ABC,maka keinginan ini akan ‘membuka mata’,Anda akan melihat begitu banyak mobil ABC di jalan raya. Kalau selama ini Anda merasa jarang melihat ABC,Anda bisa terkejut sekarang dan bertanya “koq sering ketemu Audi di jalan” itulah kekuatan rasa tertarik,a point of interest.




