Pelajari Moment of decison ini, kalau Anda ingin melihat kehidupan profesional Anda tahun depan Berubah menjadi lebih baikSetiap tahun, seorang CEO punya agenda rutin: menentukan besarnya kenaikan gaji atau promosi para managernya. Apa yang ada dalam benak pemikirannya ketika memutuskan berapa besar kenaikan gaji seorang manager? Jika Anda saat ini berada dalam lini, manager atau segera akan masuk dalam level management, maka tulisan berikut ini saya harap dapat membantu Anda, sehingga bisa mendapatkan kenaikan renemerasi tahunan yang sesuai harapan Anda. Karena besarnya kenaikan itu ditentukan oleh CEO, maka mengetahui apa yang ada di benak para CEO itu bisa menjadi “modal dasar” sebagai strategi Anda.
Ingat Evaluasi kenaikan renumerasi seorang manager itu , bagi seorang CEO hanya berlangsung 30-45 menit, tapi bagi seorang manager berpengaruh satu tahun. Jadi simak dengan baik apa yang ada di benak mereka pada saat moment of decision itu.
Sewaktu seorang manager, kita sebut saja Barus, duduk untuk evaluasi performance dihadapan CEO, ini yang CEO itu pikirkan:
Hmmm. Ia akan menarik nafas panjang sejenak, lalu bertanya dalam diri:
Apa guna Barus bagi saya?
Apakah sisi yang paling menonjol dari Barus? Apa bagusnya si Barus ini?
Apa kontribusi Barus yang paling significant bagi pencapaian Organisasi?
Apa hal unik yang dimiliki Barus yang tidak bisa saya temukan dalam manager lain?, sehingga kontribusinya merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian sasaran dan target organisasi?
Nah, kalau ada banyak impresi yang muncul di benak CEO tadi, maka ia akan segera menuliskan angka kenaikan gaji yang significant, karena kalau tidak, ia kawatir, orang sebagus Barus itu diambil orang lain, apa lagi di ambil kompetitor, jadi ia akan mati matian memeluk Barus kedalam pleton organisasi. Kalau angka kenaikan yang tinggi pun belum membuat rasa kawatirnya hilang, bahwa Barus tidak akan dibajak orang, maka ia akan mempromosikan Barus, satu jenjang keatas, sehingga tidak lagi terkendala oleh plafon angka kenaikan tahunan.
Bagaimana kalau seorang CEO tidak mendapatkan jawaban specifik pada pertanyaan diatas, alias hanya jawaban standard, kesan rata- rata, dan tidak hal hal yang menonjol? Well, Ia akan menulis angka rata-rata, yaitu 10 %. Ini biasanya disebut angka penyesuaian tingkat hidup tahunan, istilah kerennya: COLA, cost of Living Adjustment, kurang lebih kisaran angka inflasi. Ini bukan naik gaji secara real, secara nominal ia, tetapi dalam hal tingkat daya beli, sama saja dengan tahun lalu, akibat efek inflasi
Jadi kalau Anda selama ini tidak puas dengan kenaikan rata –rata 10- 20 % dan ingin menikmati Jump up kenaikan gaji yang lumayan besar, apa yang mesti dilakukan? Ini saran saya selaku praktisi: dari pada Anda membiarkan CEO Anda atau GM Anda yang bertanya pertanyaan –(pertanyaan yang hanya berlangsung 10 menit, tapi membawa impact 1 tahun itu), bukankah lebih baik Anda yang mengajukan pada diri sendiri, pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan CEO itu? Mulailah tiap hari bertanya hal hal seperti itu?
Bila Anda puas dengan jawaban itu, dan senang dengan jawaban tersebut, saya jamin, tingkat hidup Anda tidak akan sama lagi tahun depan, dan Anda tidak akan mendapat kenaikan ala kadarnya 10-20 %.
Salam Hendrik Lim






Comments
0 jajuli 2012-01-22 05:14 #1
RSS feed for comments to this post