Banyak orang bilang: “ Ya nanti saya akan nulis, kalau sudah pensiun. Saat itu saya punya banyak waktu, sudah tenang dan bisa tulis sepuasnya”. Faktanya? Banyak orang pensiun tidak nulis apapun. Ide- ideanya juga sudah ikut pensiun, pikirannya mau rehat. Iya toh?Ini saya sering sebut, algoritm berpikir terbalik. Harusnya Nulis dulu, baru bisa pensiun. Dengan terus menulis, pikiran kita akan semakin tajam dan cerdas, sehingga produktifitas akan sangat meningkat, dengan kata lain, rezeki berlipat! baru bisa pensiun. Banyak juga yang bilang: Nanti akan beli rumah, atau renovasi rumah kalau sudah punya uang lebih.
Kalau anda pernah bilang gitu sama diri sendiri, tolong cek: sudah beli rumah atau renovasi rumah atau belum? Saya bisa menebaknya dari sini dan biasanya tebakan saya benar.Banyak juga yang bilang: saya nanti akan buka usaha sendiri, kalau sudah punya ruko, sekarang mau nabung beli ruko dulu. Hi hi hi, benar nih? Ini juga kebalik cara berpikirnya. Mulai dulu punya usaha sendiri, mau di pojok jalan atau di garasi, mulai saja. Nanti baru bisa punya ruko sembari jalan. Ada lagi yang lain: mau belajar nyetir mobil, nanti kalau sudah punya mobil. Waduh, belajar nyetir dulu,nanti baru bisa punya mobil. Ada lagi, mau kawin nanti kalau sudah siap. Weleh weleh.
Ketika orang mau berbuat sesuatu, tapi memasang pasung “kalau”, “nanti”, itu sama saja dengan menawarkan syarat, “istilah mahal”nya ( jangan bilang -bilang loh, nanti konsultan beken itu bisa marah sama saya) conditional commitment. Artinya mau ini dan itu, kalau sudah ada ini dan itu. Conditional commitment, tidak menghasilkan apa- apa, dan jarang membawa Anda kemana-mana.
Kalau mau menghasilkan hal yang pasti, kita harus punya ini: total commitment. Maksudnya, Anda berkata pada diri sendiri :” saya akan melakukannya, apapun kondisi dan keadaanya. Dimanapun saya berada saat ini, bukan nanti,setelah disana, atau punya ini dan punya itu dulu”. Orang yang sering bilang, nanti kalau sudah ada ini dan itu, sebenarnya penakut. Ia masih dikuasai rasa takut, dan hampir sebagian besar orang dikuasai faktor ini. Meskipun ia kelihatan gagah berani dan punya kumis seperti gagang telpon.
Contoh tadi, kalau mau bawa anak-anak liburan semester depan, lakukan seperti ini: pesan tiket sekarang, kasih down payment. Nah down payment akan hangus, kalau tidak dibayar lunas, hal itu akan memacu kita mengatur waktu, melakukan persiapan, dan biasanya, Tuhan menghargai langkah pertama kita, hal- hal lain akan Dia tambahkan sepanjang jalan. Dan waktu liburan tiba, Anda akan melihat anak-anak tersenyum. Begitu juga kalau mau punyal rumah, cicil kendaraan dan lain –lain: Mulai dulu lah.
Oh ya....Saya dulu juga pernah bilang, mau nulis Buku kalau sudah terkenal dan jadi figur. Wakakaka, itu bohong -diri semua, Cuma alasan saja.
Nah bagaimana kalau sekarang kepribadian Anda itu suka menunda, takut takut, penuh perhitungan? Tidak berani melangkah. Saran saya: Dengarkan pasangan Anda! secara psikologis orang umumnya akan mendapat jodoh yang berlawanan profil. Kalau Anda melempem, mudah terpengaruh, istri Anda akan keras, determinant. Begitu juga sebaliknya. Kalau Anda royal boros, gampang keluar uang, biasaya, istri Anda akan penuh perhitungan.klop kan? Memang Dari Sono, pengaturannya. Itulah kuasa jodoh.






Comments
betul sekali, ilustrasi bapak mengena langsung ke saya..^^
Ini sejalan dengan prinsip mestakung yang pernah saya baca . Kita harus berani menciptakan kondisi kritis, berusaha mencari jalan keluar, dan pasti semesta akan mendukung...
0 yayun 2011-11-12 22:23 #13
Terima kasih untuk artikel-artikelnya pak, saya doakan semoga banyak yang terbuka pikirannya setelah membaca hingga kita semua bisa mengubah dunia :D
Sukses terus, SEMANGAT !
0 Diyah Kusumaningtias 2011-10-29 11:13 #12
Dalam buku saya yag kedua, saya menulis konsep pemikiran terbalik ini sebagai penyempurna konsep Law of Attraction.
Saya memberi nama Law of Paradoks, sebagai kunci rahasia untuk sukses
+1 sonny gunawan 2011-10-18 14:42 #11
Congratz. salam kenal. Timothius AdiTan, is very great mentor. Saya beruntung mengenal beliau dengan dekat.
salam hangat selalu, Hendrik Lim
-1 hendriklim 2011-10-10 08:16 #10
Akhirnya satu buku sudah lahir pak juduknya Behind The Great Corporate Disaster by elexmedia dan saat ini dalam proses penyelesaian buku kedua target akhir bulan ini selesai. Mohon dukungan dan doanya saja pa.
Diharapkan buku ini dapat menjadi berkat bagi banyak orang Gbu
0 sonny gunawan 2011-10-06 09:19 #9
nice reading your point of view. senang mendapat kunjungan dari direktur eksekutif dari the Ary Suta center ini. www.arysutacenter.com
have a great day sir
0 hendriklim 2011-09-17 11:43 #8
How are you sir. trust all well.
rgds
0 hendriklim 2011-09-17 11:41 #7
Mengenai artikel Pemikiran Terbalik, saya pikir ini bukan pemikiran terbalik tapi memang sesuatu yang harus dilakukan karena bagaimana kita bisa mendapatkan hasil kalau tidak tidak pernah mulai melangkah.
Logan Pearsall Smith said, "There are two things to aim at in life: first, to get what you want, and after that to enjoy it. Only the wisest of mankind achieve the second."
0 Hendry Surya 2011-09-17 11:36 #6
Firstmost comment.... Salut untk well- designed website ini.
Artikel yg amat menyinggung perasaan saya (he3x), anda menyentuh problema utama pembunuh kreativas.... penundaan.
0 Yusuf Gunawan 2011-09-17 11:16 #5
woww. thanks atas kunjuanganya ke blog dan memberi komentar pak.
saya senang sekali mendapat kunjungan dari cendekiawan muda Alazhar Kairo ini.
Soal nulis buku lagi. Siap komandan. apalagi kalau Bung Saifur yang jadi co authornya:) nanti dalam bentuk E book saja, agar bisa dinimati dengan mudah oleh kalayak,
untuk teman2 yang belum kenal, izinkan saya memperkenalkan sahabat saya ini: Dr, Saifur Rohman, cendekia muda PhD bidang filsafat, seorang penulis aktif di KOMPAS dan penulis cerpen. Pemikirannya amat tajam, holistik dan bernas. ia menjadi teman diskusi yang menarik. rendah hati dan dapat bergaul dengan siapa saja.
sayapun berharap, blog ini menjadi sharing pendapat dari berbagai kalangan: kaum bisnis, akademis, budayaan, kaum profesional ( manager, konsultan, blogger) apa saja, agar kita bisa saling memperkaya dan memberdayakan satu sama lain.
henddrik lim
0 hendriklim 2011-09-17 10:59 #4
RSS feed for comments to this post